KPUD KALIMANTAN SELATAN DIMINTA SEGERA MENGAKHIRI DUALISME DALAM PEMBENTUKAN PANITIA PENGAWAS PEMILU

Posted: Januari 10, 2010 in komentar di media

Permintaan ini disampaikan pimpinan Komite I DPD RI Bidang Otonomi Daerah, Pemerintahan Pemekaran dan Pembangunan Wilayah, Adhariani kepada Abdi Persada FM, kemarin. Karena menurutnya dengan dualisme kekuasaan akan berimbas pada ketidakabsahan hasil pemilu. Mengingat berdasarkan peraturan, seharusnya Panwaslu dibentuk dari hasil rekrutmen KPUD, dengan sebelumnya melakukan fit and proper test. Sementara itu, saat ini di Kalimantan Selatan Bawaslu secara sepihak mengeluarkan kebijakan memperpanjang masa kerja anggota Panwaslu periode sebelumnya. Adhariani menjelaskan kalau permasalahan Panwaslu tidak segera diakhiri, maka bila terjadi sengketa pemilu, akan berisiko besar, apalagi kalau pihak yang dirugikan mengklaim ketidakabsahan proses pembentukan Panwaslu, sehingga bisa saja kebijakan tersebut mengakibatkan proses pilkada menjadi tidak efisien.

Senada dengan itu, pengamat hukum Universitas Lambung Mangkurat, Rifqinizami Karsayuda berpendapat pembentukan Panwaslu yang dilakukan Bawaslu beberapa waktu lalu di Jakarta, cacat hukum, lantaran tidak mengikuti aturan dan mekanisme dari Undang-undang. Kalau hal ini terus dilanjutkan, maka akan berakibat fatal bagi kelangsungan proses pilkada Kalimantan Selatan, mengingat imbasnya, hasil pilkada pun akan cacat hukum dan harus diulang. Rifqi menghimbau pihak KPU segera melakukan gugatan ke Mahkamah Agung terkait permasalahan tersebut, sebaliknya dirinya berharap agar bawaslu segera melakukan pembatalan terhadap keputusan yang telah terlanjur dikeluarkannya. (RIFA AP FM)

Dalam website radio abdipersada.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s