Catatan Ringan tentang Penelitian Kualitatif

Posted: April 27, 2008 in makalah/perjamuan ilmiah

Dalam sejarah metodologi penelitian, penelitian kualitatif adalah jenis penelitian yang belakangan muncul dibandingkan dengan penelitian kuantitatif. Penelitian jenis ini diperkenalkan oleh para ilmuwan “Mazhab” Chicago di Amerika Serikat sekitar tahun 1920-1930-an.

Penelitian kualitatif menitik beratkan pengamatannya kepada suatu fenomena yang sedang bergerak (dinamis). Jenis penelitian ini mengunakan metode induktif, yaitu menghimpun data dari lapangan (field) kemudian mengkoneksikan data itu dengan pelbagai teori, maupun kaidah yang sudah ada. Dalam beberapa penelitian kualitatif yang lain, penelitian yang menitik beratkan pada kondisi sosio-masyarakat ini justeru menghasilkan anti-tesa terhadap pelbagai teori yang ada.

Disinilah ciri mendasar yang membedakan jenis penelitian kualitatif dengan penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif ialah jenis penelitian yang menekankan kepada akurasi data secara kuantitatif, sehingga variabel data dikawal secara ketat melalui berbagai cara tertentu. Penelitian kuantitatif lazimnya menggunakan metode statistikal. Penellitian kuantitatif menggunakan metode yang berbeda dengan kualitatif dilihat dari relasi antara data dilapangan dengan teori yang ada. Metode ini menggunakan metode deduktif, yaitu penelitian berawala dari melihat teori yang ada, kemudian mengujinya di lapangan. Walaupun demikian, metode ini juga membuka peluang untuk menghasilkan teori baru.

Gambaran diatas seakan ingin menegaskan, bahwa antara jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif memang terjadi perbedaan yang mendasar sebagai cara menguji dan atau menemukan kebenaran secara ilmiah sebagaimana tujuan dari metodologi penelitian itu sendiri. Tulisan ringan ini hendak membahas dua hal pokok, yaitu perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif dan yang kedua keunggulan penelitian kualitatif sebagai penelitian sosial.

Perbedaan Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Beberapa Perbedaan mendasar jenis penelitian kualitatif dan kuantitatif, selain telah disebutkan beberapa hal diatas dapat dilihat dalam tabel di bawah ini.

No

Kualifikasi Perbedaan

Kualitatif

Kuantitatif

1

Pendekatan (Approach)

  • Mendasarkan pada pendekatan yang lebih bersifat sosio-kemasyarakatan;
  • Pendekatan diskriptif, eksploratif, sosio-legal studies banyak menngunakan jenis penelitian ini
  • Mendasarkan pada pendekatan yang bersifat exact dan statistikal. Biasa digunakan dalam penelitian terkait ilmu-ilmu pasti
  • Pendekatan eksploitatif dan perbandingan sering menggunakan jenis ini

2

Hubungan Peneliti dengan Subjek

  • Lebih banyak bersifat informal, yang ditunjukkan berdasarkan rasa empati dan komunikasi yang intens.
  • Lebih bersifat formal dan komunkasi yang dibangun sering menghadapkan secara vis a vis peneliti dan subjek

3

Instrumen

  • Dapat secara independen dilakukan oleh peneliti dengan melakukan wawancara dan observasi, tanpa alat bantu yang mengikat
  • Alat bantu sangat diperlukan guna memastikan akurasi data penelitian yang bersifat exact.

4

Analilis Data

  • Induktif dan non-statistikal
  • Deduktif dan statistikal

5

Sampel

  • Kecil, bahkan tidak ditentukan berapa jumlah minimumnya
  • Cukup besar dan penentuannya berdasarkan cara-cara statistikal tertentu

6

Penggunaan Hipotesa

  • Lazim tidak digunakan, terlebih pada model penelitian deskriptif dan eksploratif
  • Digunakan sebagai parameter awal.

Data diolah dari berbagai sumber

Keunggulan Penelitian Kualitatif

Ilmu sosial memfokuskan kajiannya kepada perkembangan masyarakat (society). Beberapa disiplin ilmu tergolong dalam katagori ini, diantaranya ilmu politik, sosiologi, ilmu hukum dan pelbagai displin ilmu lainnya.

Sebagai ilmu yang memfokuskan kajian kepada perkembangan masyarakat, maka disiplin ilmu sosial dituntut pula untuk dapat menjawab berbagai tantangan yang hadir seiring dengan perkembangan masyarakat tersebut. Dalam konteks itulah, pelbagai riset atau penelitian dalam ilmu-ilmu sosial sedapat mungkin dapat menjawab berbagai tantangan tersebut.

Atas dasar tersebut, penelitian kualitatif memiliki beberapa keunggulan guna menjawab berbagai tantangan tersebut, sekaligus sebagai alat untuk mengetahui pelbagai problemantika di masyarakat dan tentu saja diharapkan dapat dipecahkan oleh berbagai disiplin ilmu sosila tersebut.

Beberapa keunggulan tersebut didapat dari beberapa karakter yang melekat pada jenis penelitian ini. Beberapa karakter tersebut sebagaimana disebutkan oleh Lincon dan Guba, antara lain ;

1. Penelitian kualitatif menggunakan latar alamiah atau pada konteks dari suatu keutuhan (enity).

2. Penelitian kualitatif intrumennya adalah manusia, baik peneliti sendiri atau dengan bantuan orang lain.

3. Penelitian kualitatif menggunakan metode kualitatif.

4. Penelitian kualitatif menggunakan analisis data secara induktif.

5. Penelitian kualitatif lebih menghendaki arah bimbingan penyusunan teori subtantif yang berasal dari data.

6. Penelitian kualitatif mengumpulkan data deskriptif (kata-kata, gambar) bukan angka-angka.

7. Penelitian kualitatif lebih mementingkan proses dari pada hasil.

8. Penelitian kualitatif menghendaki adanya batas dalam penelitian nya atas dasar fokus yang timbul sebagai masalah dalam peneltian.

9. Penelitian kualitatif meredefinisikan validitas, realibilitas, dan objektivitas dalam versi lain dibandingkan dengan yang lazim digunakan dalam penelitian klasik.

10. Penelitian kualitatif menyusun desain yang secara terus menerus disesuaikan dengan kenyataan lapangan (bersifat sementara).

11. Penelitian kualitatif menghendaki agar pengertian dan hasil interpretasi yang diperoleh dirundingkan dan disepakati oleh manusia yang dijadikan sumber data.

Dari karakteristik tersebut dapat difahami bahwa penelitian kualitatif memiliki beberapa keunggulan sebagai penelitian ilmu sosial. Pertama : Fokus penelitian kualitatif ialah suatu entitas yang utuh, sehingga penelitian kualitatif menekankan pada kajian terhadap pelbagai hal yang terjadi di lapangan. Penelitian ini sekaligus sebagai anti-tesa dari penelitian-penelitian berjenis positivis, maupun pospositivisme yang mengedepankan kajian pada aspek teoritikal yang bersifat eksak.

Kedua : Pendekatan yang dilakukan oleh penelitian jenis ini adalah pendekatan yang bersifat definition of situation, yaitu pendekatan yang dilakukan guna mendifinisikan sebuah situasi. Pendekatan demikian dilakukan secara intens, sebab seorang peneliti tidak akan pernah dapat mendefinisikan situsi, tanpa adanya dialektika yang baik dengan berbagai variabel tentang situasi atau permasalahan utama dalam penelitian tersebut.

Ketiga : Dilihat dari segi hubungan antara peneliti dan subjek penelitian. Jenis penelitian ini mensyaratkan kedekatan dan komunikasi yang intens antara peneliti dan subjeknya. Komunikasi yang intens memungkinkan si peneliti mendapatkan data seputar perkembangan subjek penelitiannya yang cenderung dinamis.

Keempat : Analisis data yang bersifat induktif, jelas mensyaratkan bahwa data yang didapat di lapangan haruslah lengkap agar dapat direlasikan dengan kaidah-kaidah umum, maupun teori-teori yang membicarangan objek tersebut dalam suatu disiplin ilmu tertentu.

Penutup

Penelitian kualitatif dengan berbagai karakteristik dan kelebihannya sebagai penelitian yang dapat dipergunakan dalam berbagai disiplin ilmu sosial sesungguhnya menekankan penelitiannya pada proses dan berarti tidak diteliti secara ketat dan terukur, sehingga penelitian kualitatif memang didesain sebagai sebuah penelitian yang berketerusan guna dapat mengikuti dan menjawab perkembangan masyarakat yang menjadi objek utama penelitiannya.

Komentar
  1. Anang London mengatakan:

    Nice Blog!
    Sedikit sumbang saran
    ada baiknya rifqi baca lagi ttg ontology, epistomology dll
    ya spt realist ontology and non realist ontology..

    then, baca buku Social Research Method by Paul L Newman
    Untuk Qualitative ada handbook yang rujukan spt
    Denzin, L Guba or Creswell

    Mdh2an rifqi bisa lebih memahami qualitative research

    Salam Anang London
    Perantau Banjar

  2. M.Rifqinizamy Karsayuda mengatakan:

    Terima kasih sarannya, sangat berharga bung anang.
    Sayang email saudara nampaknya salah ketik, sehingga saya tidak dapat mengirimkan balasan k tempat saudara.

    Mudah2an trus dapat menjaga silaturahmi

  3. sindhu mengatakan:

    mantaB!
    pemaparannya manearik dan jelas!
    teriam kasih, jadi bisa menambah pengetahuan

  4. wikA mengatakan:

    informatif sekali, saya mengutif tulisan Anda untuk tugas makalah saya. Terimakasih.

  5. tciely mengatakan:

    keren banget memberiakan gambaran yang jelas kepada para pemula yang tidak tahu dasar melakukan penelitian seperti saya. Dikemas dengan bahasa yang sederhana sehingga memudahkan penbaca, terimakasih

  6. bbaishah mengatakan:

    banyakkan lagi definisi untuk rujukan,Terima kasih

  7. nisajadul mengatakan:

    cool…!!
    tadinya saya bingung waktu ditanya alasan saya memilik menggunakan metode kualitatif..
    tapi setelah baca tulisan anda..saya jadi mendapat inspirasi…🙂

  8. eka mengatakan:

    benar2 memberikan inspirasi…..terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s